Militan

Militan
Pelopor Militan

Minggu, 29 September 2013

Kembali Online

Bissmillahirrahmanirahim.
Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabilalamien,,,,Militanmuhammadiyah.blogspot.com, yang sempat di bredel dan di cabut ijin terbitnya sekarang sudah bisa terbit kembali....awalnya Media silaturahmi dan syiar muhammadiyah ini bernama Kabammma.blogspot.com. Namun nama itu dianggap tabu dan saru oleh para senior( mungkin setengah senior) akhirnya di ganti menjadi militanmuhamadiyah.blogspot.com. Nama terakhir juga masih jadi masalah dan akhirnya media online http://Militanmuhammadiyah.blogspot.com di bredel.

Sekarang kami online kembali.....buat para senior kakak, adik dan teman2...yang tulisan ilmiahanya di tolak di suara muhammadiyah silahkan tuangkan disini....tapi kami mohon maaf belum bisa memberi penghargaan atas tulisan teman-teman. selain ucapan terimakasih.


SEBUTIR NASI, SEJUTA MAKNA


oleh: 
Burhan Pecinta Kopi




Kemarin saya menulis status tentang Raphael, dan ada satu senior Mu’allimin yang komen di status saya. Ini membuat saya jadi BBM, bukan Blackberry messenger tapi Bring Back Memory tentang kenangan di Mu’allimin. Mu’allimin itu sekolah saya dulu waktu di Jogja, gedungnya tua dan anak-anaknya pada stress. Ngga tau Mu’allimin sekarang bagaimana, sudah hampir 7 tahun ngga mampir.

Ya Mu’allimin adalah sekolahku dulu, walaupun aku sudah ngga belajar disitu tapi tetap saja ilmu dari situ ngga pernah hilang. Ya aku anak pesantren, ngga usah di tutup-tutupi lagi dan ngga usah heran kalo sekarang aku suka ngeyel dan kadang-kadang nyeleneh. Itu ciri khas dan itulah yang membuat kami unik dan mampu bersaing.
Baiklah, begini ceritanya. Aku lupa kelas berapa dan tahun nya kapan kayaknya sih kelas dua atau ngga kelas tiga, yang jelas aku masih Tsanawiyah. Ruang makan Mu’allimin masih ada di asrama 1 dan setiap makan, pasti ada yang mengawasi. Biasanya sih Musyrif, Musyrif itu apa? Ya pokoknya tugasnya seperti wakil orang tua atau wali siswa ketika di asrama, kaya gitu lah.