Tepat pada hari Ahad,
4 Sepetember 2011, Keluarga Besar Abiturien Madrasah Muallimin-
Muallimat Muhammadiyah
Yogyakarta wilayah Sulawesi mengadakan halal bihalal sekaligus
deklarasi organisasisi
paguyuban Muallimin-Muallimat (KABAMMMA) Sulawesi. Acara ini
dilaksakan di rumah
keluarga besar Buyung Harjana, Alumni Muallimin 2001.
Pembentukan organisasi
ini sebenarnya telah direncanakan sejak setahun yang lalu (2010) akan
tetapi mengalami
kendala yang banyak sehingga KABAMMMA Sulawesi dapat dideklarasikan
pada tanggal 4
September 2011.
Awal dibentuknya
organisasi ini adalah adanya respon yang serius oleh banyak pihak terhadap
keseriusan KABAMMMA
pusat yang berada di Yogyakarta untuk melebarkan sayap organisasi dan
setiap keluarga besar
Muallimin-Muallimat yang ada di daerah ikut melengkapi dan mendirikan
organisasi setingkat
daerah (paguyuban).
Organisasi ini sangat
penting untuk diwujudkan karena berbagai alasan yang melatarbelakanginya.
Kurangnya informasi
tentang Madrasah Muallimin untuk disebarluaskan ke ruang publik menuntut
pentingnya organisasi
ini dibuat. Disamping itu, para alumni yang tak diketahui lagi dimana
bertempat tinggal
dapat dikumpulkan kembali dan mendata semua database anggota agar dapat
menjaga komunikasi
utamanya saat dilaksanakan kegiatan-kegiatan KABAMMMA baik di tingkat
pusat maupun daerah.
Orang-orang yang
sangat mendukung dibentuknya organisasi ini adalah Pak A. M. Iqbal Parewangi
(alumni 1983, Ketua
Umum ICMI Sul-Sel, Direktur GAMA College) dan Pak Ashabul kahfi
(alumni 1977, Wakil
Ketua DPRD Prov. Sul-Sel) selaku alumni Madrasah Muallimin
Muhammadiyah juga Ibu
Masriwati Malik selaku Alumni Madrasah Muallimat Muhammadiyah
(alumni 1986, Pengurus
Aisyiyah Wilayah Sul-Sel).
Pada halal bihalal dan
deklarasi terbentuklah beberapa Dewan Pengarah dan Anggota Formatur
untuk memilih ketua
umum, sekertaris, bendahara dan membentuk bidang-bidang juga memilih
ketua di setiap
bidang. Terpilihlah Dewan Pengarah diantaranya: Pak Ashabul Kahfi, Pak Iqbal
Parewangi dan
Masriwati Malik. Anggota formatur diantaranya: Buyung Harjana, Manggazali
(2005), Muhammad Nur
(1998), Fatma Nasruddin (1994) dan Zakia (2001).
Acara halal bihalal
dan deklarasi KABAMMMA ini berjalan dengan hikmat dan lancar juga
memberikan banyak
pelajaran berharga betapa pentingnya organisasi ini dibuat. Di sela-sela
pembahasan dan
ramah-tamah, keluarga besar KABAMMMA menikmati Burasa', Rendang, Opor
Ayam dan buah-buahan.
Luar Biasa.... salut buat kabammma makasar....
Dulu sempt nengok rencana lokasi pengadaan kantor khusus KABAMMMA Sulawesi, yg disponsori oleh kak M Iqbal PArewangi, apa sdh terealisasi?
BalasHapusMu'allimin...trims komentarnya, akan saya coba kroschek ke kabammma makasar,,,,di indonesia ini selain kabammma pusat di jogja hanya makasar dan medaan yang aktif...insyaallah dalam waktu dekat ini kabammma regiaon jakarta akan terbentuk...
BalasHapus